Informasi Covid 19

  • Hotline
  • Informasi Bantuan
  • Informasi Aduan
  • Apa itu Covid19?
  • Lawan Covid19
  • Program dan Kegiatan Covid 19

JPS

Hotline Whatsapp Aduan Bantuan Sosial

JPK

Aduan Kesehatan

JPE

Aduan Ekonomi

Portal Aduan Lainnya

Lapor Gub!  Klik Disini

Twitter  |  @dinsosjateng  |  Klik Disini

Instagram  |  @dinsosjtg  |  Klik Disini

Facebook  |  @dinsosjateng  |  Klik Disini

Email dinsos@jatengprov.go.id

Bantuan Sosial Pemerintah

 

Pemerintah dalam menangani dampak Covid19 salah satunya yaitu memberikan Jaminan Sosial Hidup kepada masyarakat. Akibat dari Pandemi Covid19 masyarakat terancam akan jaminan sosial hidupnya sehingga Pemerintah wajib memberikan stimulan Jaring Pengaman Sosial (JPS) dalam bentuk berbagai bantuan dari berbagai sumber anggaran secara bergotong royong.

Melalui Jogo Tonggo Masyarakat diharapkan mampu memilah dan mengusulkan warganya yang benar-benar terdampak. mengelola dan memonitor pergerakan bantuan agar dapat digunakan secara efektif dan tepat sasaran.

Berbagai Bantuan Sosial yaitu :

Bantuan Sosial Tunai (Kementerian Sosial)
Kartu Pra Kerja (Kementerian Ketenagakerjaan)
BLT Dana Desa (Pemerintah Desa / Kementerian Desa)

BLT Provinsi Jawa Tengah
BLT Kabupaten/Kota

Dan lain sebagainya

Telah masuk banyak laporan, aduan, dan permohonan informasi dengan adanya Kerjasama Masyarakat dan Pemerintah dalam hal mengawasi pergerakan Bantuan Sosial.

Apa itu coronavirus?

Coronavirus adalah suatu kelompok virus yang dapat menyebabkan penyakit pada hewan atau manusia. Beberapa jenis coronavirus diketahui menyebabkan infeksi saluran nafas pada manusia mulai dari batuk pilek hingga yang lebih serius seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS) dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS). Coronavirus jenis baru yang ditemukan menyebabkan penyakit COVID-19.

Apa itu COVID-19?

COVID-19 adalah penyakit menular yang disebabkan oleh jenis coronavirus yang baru ditemukan.  Virus baru dan penyakit yang disebabkannya ini tidak dikenal sebelum mulainya wabah di Wuhan, Tiongkok, bulan Desember 2019. COVID-19 ini sekarang menjadi sebuah pandemi yang terjadi di banyak negara di seluruh dunia.

Apa saja gejala COVID-19?

Gejala-gejala COVID-19 yang paling umum adalah demam, batuk kering, dan rasa lelah. Gejala lainnya yang lebih jarang dan mungkin dialami beberapa pasien meliputi rasa nyeri dan sakit, hidung tersumbat, sakit kepala, konjungtivitis, sakit tenggorokan, diare, kehilangan indera rasa atau penciuman, ruam pada kulit, atau perubahan warna jari tangan atau kaki. Gejala-gejala yang dialami biasanya bersifat ringan dan muncul secara bertahap. Beberapa orang menjadi terinfeksi tetapi hanya memiliki gejala ringan.

Sebagian besar (sekitar 80%) orang yang terinfeksi berhasil pulih tanpa perlu perawatan khusus. Sekitar 1 dari 5 orang yang terinfeksi COVID-19 menderita sakit parah dan kesulitan bernapas. Orang-orang lanjut usia (lansia) dan orang-orang dengan kondisi medis penyerta seperti tekanan darah tinggi, gangguan jantung dan paru-paru, diabetes, atau kanker memiliki kemungkinan lebih besar mengalami sakit lebih serius. Namun, siapa pun dapat terinfeksi COVID-19 dan mengalami sakit yang serius. Orang dari segala usia yang mengalami demam dan/atau batuk disertai dengan kesulitan bernapas/sesak napas, nyeri/tekanan dada, atau kehilangan kemampuan berbicara atau bergerak harus segera mencari pertolongan medis. Jika memungkinkan, disarankan untuk menghubungi penyedia layanan kesehatan atau fasilitas kesehatan terlebih dahulu, sehingga pasien dapat diarahkan ke fasilitas kesehatan yang tepat.

Apa yang harus saya lakukan jika saya memiliki gejala COVID-19 dan kapan saya harus mencari pertolongan medis?

Jika Anda mengalami gejala ringan, seperti batuk ringan atau demam ringan, secara umum tidak perlu mencari pertolongan medis. Tetap di rumah, isolasi diri, dan pantau gejala Anda. Ikuti panduan nasional tentang isolasi mandiri.

Namun, jika Anda tinggal di daerah dengan malaria atau demam berdarah, Anda tidak boleh mengabaikan gejala demam. Segera cari pertolongan medis. Saat Anda pergi ke fasilitas kesehatan, kenakan masker jika memungkinkan, jaga jarak setidaknya 1 meter dari orang lain, dan jangan menyentuh permukaan benda dengan tangan Anda. Jika yang sakit adalah anak, bantu anak untuk mematuhi nasihat ini.

Segera cari perawatan medis jika Anda mengalami kesulitan bernapas atau nyeri/tekanan di dada. Jika memungkinkan, hubungi penyedia layanan kesehatan Anda terlebih dahulu, sehingga Anda dapat diarahkan ke fasilitas kesehatan yang tepat.

Bagaimana cara COVID-19 menyebar?

Orang dapat tertular COVID-19 dari orang lain yang terinfeksi virus ini. COVID-19 dapat menyebar terutama dari orang ke orang melalui percikan-percikan dari hidung atau mulut yang keluar saat orang yang terinfeksi COVID-19 batuk, bersin atau berbicara. Percikan-percikan ini relatif berat, perjalanannya tidak jauh dan jatuh ke tanah dengan cepat. Orang dapat terinfeksi COVID-19 jika menghirup percikan orang yang terinfeksi virus ini. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk menjaga jarak minimal 1 meter dari orang lain. Percikan-percikan ini dapat menempel di benda dan permukaan lainnya di sekitar orang seperti meja, gagang pintu, dan pegangan tangan. Orang dapat terinfeksi dengan menyentuh benda atau permukaan tersebut, kemudian menyentuh mata, hidung, atau mulut mereka. Inilah sebabnya penting untuk mencuci tangan secara teratur dengan sabun dan air bersih mengalir, atau membersihkannya dengan cairan antiseptik berbahan dasar alkohol. WHO terus mengkaji perkembangan penelitian tentang cara penyebaran COVID-19 dan akan menyampaikan temuan-temuan terbaru.

Instruksi Gubernur

JPS

JPK

JPE

Satuan Tugas Jogo Tonggo

Dasar Hukum

Perencanaan Program dan Kegiatan BTT Covid19

Program dan Kegiatan BTT Covid19

Realisasi Program dan Kegiatan BTT Covid19