SEMARANG – Menindaklanjuti Surat Edaran Gubernur Jawa Tengah Nomor B/000.8.3/3/2026 tentang Transformasi Budaya Kerja ASN, Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah secara resmi mengimplementasikan rangkaian kebijakan efisiensi energi dan penghematan sumber daya. Langkah ini merupakan komitmen nyata Dinsos Jateng dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan menciptakan lingkungan kerja yang lebih sehat serta adaptif.
Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah menyatakan bahwa transformasi ini bukan sekadar upaya penghematan biaya, melainkan pergeseran gaya hidup ASN menuju arah yang lebih hijau dan produktif.
Sejak April 2026, Dinas Sosial telah menerapkan beberapa kebijakan strategis di lingkungan kantor pusat maupun unit pelaksana teknis, di antaranya:
Optimalisasi Ruang Kerja: Pegawai diimbau menggunakan energi alami dengan membuka jendela dan gorden pada pagi hingga siang hari. Hal ini bertujuan memaksimalkan sirkulasi udara segar dan cahaya matahari guna mengurangi ketergantungan pada AC dan lampu.
Kebijakan Mobilitas Hijau: Guna menekan emisi karbon, seluruh pegawai didorong untuk beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi umum, bersepeda, atau berjalan kaki/lari menuju kantor.
Pengaturan Kerja Fleksibel: Penerapan kebijakan Work From Home (WFH) sebesar 50% setiap hari Jumat untuk mengurangi beban energi di gedung perkantoran.
Prioritas Fasilitas: Pembatasan penggunaan lift dengan memberlakukan kebijakan prioritas bagi lansia, penyandang disabilitas, dan pengangkutan barang berat. Pegawai yang sehat diarahkan untuk menggunakan tangga sebagai bagian dari pola hidup sehat.
Selaras dengan percepatan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), Dinsos Jateng kini memprioritaskan rapat secara daring (online) untuk meminimalisir mobilisasi fisik dan penggunaan kertas.
Selain itu, budaya baru "Cabut dan Matikan" telah menjadi standar bagi seluruh staf:
Mencabut stop kontak peralatan elektronik setelah digunakan.
Pulang tepat waktu untuk memastikan pemadaman listrik massal di area kantor.
Mematikan perangkat komputer dan printer secara total sebelum meninggalkan ruangan.
"Transformasi ini adalah investasi masa depan. Dengan memulai kebiasaan kecil seperti naik tangga dan membuka jendela, kita tidak hanya menghemat energi negara, tetapi juga meningkatkan kebugaran dan kualitas lingkungan kerja kita sendiri."
Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah mengajak seluruh lapisan masyarakat dan instansi terkait untuk turut serta dalam semangat transformasi ini demi Jawa Tengah yang lebih hijau dan efisien.