Di era digital yang bergerak serba cepat, adaptasi dan kolaborasi adalah kunci utama untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang merata. Menjawab tantangan tersebut, Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan dengan menyelenggarakan acara "Penyuluhan Sosial Transformasi Kompetensi PSKS Menuju Pelayanan Sosial yang Inklusif dan Berkelanjutan".
Kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat Potensi dan Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS) di tengah dinamika masyarakat saat ini. Untuk mewujudkan pelayanan sosial yang tangguh dan tepat sasaran, terdapat tiga fokus utama yang menjadi sorotan dalam acara ini:
• Kolaborasi Lintas Sektor (Pentahelix): Merujuk pada file materi pprn BW (jadi).pdf, Bapak Drs. H. Budi Wibowo, M.Si. menekankan pentingnya sinergi antara Pemerintah, Akademisi, Dunia Usaha, Komunitas, dan Media. Kolaborasi ini esensial agar PSKS dapat menjadi garda terdepan dalam merespons tantangan masalah kesejahteraan sosial akibat disrupsi digital dan pergeseran budaya.
• Inovasi Tata Kelola Baru: Ibu Adoniati Meyria Widaningtyas H, SH., MSi. memperkenalkan SI-PANDU KREASI, sebuah platform terpadu yang dirancang khusus untuk memetakan, menguatkan, dan menyinergikan seluruh elemen PSKS di Jawa Tengah. Melalui sistem digital yang terpusat ini, potensi relawan yang tersebar luas akan diubah menjadi kekuatan nyata yang terukur, responsif, dan akuntabel.
• Penguatan Kompetensi SDM: Sistem yang mutakhir harus diimbangi dengan kemampuan SDM yang mumpuni. Bapak Adji Hadiprakoso, AKS, MP menyoroti kewajiban PSKS untuk terus bertransformasi menguasai literasi digital dan keterampilan komunikasi. Pemanfaatan teknologi komunikasi modern dipadukan dengan kemampuan berkoordinasi secara langsung akan memaksimalkan efisiensi kerja tim di lapangan.
1. Identifikasi permasalahan dn kebutuhan peningkatan kompetensi PSKS di Lapangan
2. Membangun komitmen dan sinergi antar PSKS
3. Pengukuhan pengurus PUSKESOS Jawa Tengah dan Forum Penyuluh Sosial Jawa Tengah
Mari kita bersama-sama mendukung transformasi ini demi mewujudkan Jawa Tengah sebagai pusat keunggulan pemberdayaan sosial yang mandiri, inklusif, dan tangguh!